Total Tayangan Halaman

Resensi "Confeito"


CONFEITO
Kisah-Kisah Persahabatan Remaja

Judul buku : Confeito
Penulis : Windhy Puspitadewi

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Harga: Rp23.000,00 (aku belinya)

 Kategori : Teenlit

Tahun terbit : 2005

Tebal buku : 202 halaman

            Ditengah-tengah para penikmat novel bergender percintaan khas remaja dan permasalahan hidup para remaja, saya memilih novel ini sebagai bahan untuk saya resensi. Ada dua alasan saya menulis resensi novel ini. Pertama, saya mendapat tugas meresensi novel dari guru Bahasa Indonesia. Kedua, karena novel tersebut adalah mengisahkan lika-liku persahabatan khas remaja yang dapat mencerminkan kisah dengan nyata. Karya fiksi ini harus diapresiasi mengingat karya ini membicarakan permasalahan yang kadang timbul dalam persahabatan para remaja.
Mereka para remaja yang sedang menduduki masa labil selalu memiliki permasalahan yang bersangkutan dengan para sahabatnya. Hana, aktor dalam karya fiksi ini, adalah seorang perempuan yang masih remaja mempunyai empat sahabat laki-laki. Semuanya mempunyai sifat dan karakter yang berbeda-beda. Ada banyak remaja yang memang memiliki sifat atau karakter yang berbeda. Sehingga mereka akan mengalami permasalahan karena perbedaan tersebut. Namun, kisahnya juga menceritakan betapa indahnya persahabatan.
Novel ini berkisah tentang lima remaja yang bersahabat. Hana, cewek cuek dan pelupa yang bercita-cita jadi penulis. Ridwan, si playboy yang cakep dan tajir. Seta, kutu buku pendiam yang menganggap nilai ujian segalanya. Leo, si bijak tempat curhat teman-temannya. Angga, cowok jayus spesies manusia bodoh.
Hubungan kelima orang ini terjalin seperti sestoples confeito, gula-gula aneka warna yang bentuknya seperti bintang kecil. Ada kalanya mereka merasakan manisnya persahabatan, tapi tak jarang juga menghadapi benturan dan gesekan seperti yang terjadi saat confeito-confeito itu dijejalkan ke dalam satu stoples.
 Awal cerita, Hana seorang cewek pelupa yang tomboy yang masuk ke Jurusan Teknik Mesin karena dipaksa oleh Ayahnya. Saat OSPEK, Hana terlambat datang sehingga ia mendapat hukuman membersihkan toilet. Disanalah dia bertemu dengan teman-teman yang juga terlambat, yang akhirnya menjadi sahabatnya. Ada Ridwan yang playboy, Seta si kutu buku, Leo yang mukanya oriental tapi sama sekali gak bisa bahasa Jepang, dan Angga yang sangat tergila-gila dengan pacarnya.
 Hana yang dipaksa masuk ke jurusan teknik mesin oleh Ayahnya, sebenarnya ia ingin jadi penulis. Meskipun pada akhirnya ia menuruti keinginan Ayahnya masuk ke teknik mesin. Dia tetap menyalurkan bakatnya sebagai penulis melalui organisasi yang masuk ke bidang tulis menulis.
 Ridwan, si playboy yang tajir abis. Ridwan mendambakan sosok wanita seperti ibunya, dengan cara memacari setiap wanita. Setiap hari ada saja wanita yang mencarinya ke rumah, sampai Ridwan bosan menanggapinya. Ridwan mempunyai prinsip, mencari yang terbaik dalam hidupnya, tapi hingga sekarang belum ditemukannya wanita itu. Pada akhirnya dia malah mencintai Hana yang selama ini selalu bersamanya dan menjadi sahabatnaya.
Leo, si bijak berwajah orientalis. Dia adalah tempat sampah teman-teman satu gengnya, karena Leo merupakan tempat berkeluh kesah dan mencari nasihat bijak. Leo mengaku mengidolakan Gede Prama, seorang filosofis hidup. tapi semua itu hanya kebohonagan Leo belaka, dia tidak pernah mengidolakan Gede Prama, punya buku-bukaunya saja tidak.
Seta, si kutu buku yang selalu belajar dalam situasi apapun dan kondisi apapun. Dia selalu mendapatkan juara pertama di kelasnya. Seta melakukannya karena satu alasan, yaitu karena ia tidak cakep dan tidak kaya, yang satu-satunya tersisa dalam dirinya adalah otak encernya yang diandalkannya hingga sekarang.
Angga, si cowok setia yang mirip dengan Harry Potter karena kacamata bulatnya, dia punya pacar namanya Arin. karena suatu kejadian di waktu SMP, yaitu ketika ibu Angga sakit dan ada Arin yang selalu disampingnya, Angga berjanji akan selalu mencintai dan menjaga Arin. Arin sendiri sampai ilfil melihat kelakuan Angga yang over protective kepadanya, dan selingkuh diam-diam di belakang Angga. Angga bahkan tidak bisa menerima kenyataan kalau Arin akhirnya selingkuh. Peristiwa itu sangat memukul hati Angga, Angga pun jatuh sakit. Teman-temannya akhirnya menyadarkan Angga dengan menberikan nasihat kepada Angga.
Windhy Puspitadewi,  Seorang penulis fiksi Indonesia kelahiran 14 Februari 1983 (28tahun) yang merupakan  alumni SMP 2 Semarang, SMU 1 Semarang, dan STAN Jakarta. Menulis merupakan caranya berbagi pikiran, perasaan, mimpi, imajinasi, dan cita-citanya dengan orang lain. Ia ingin tulisannya bisa menggugah dan menginspirasi pembacanya, sama seperti tulisan kedua tokoh yang pertama-tama menginspirasinya untuk menulis: almarhum Umar Kayam dan Jostein Gaarder.
Cerita dalam novel ini bisa membuat kita merasakan indahnya persahabatan. Novel ini juga membuat kita merasakan sedih dan bingungnya remaja ketika sahabatnya mendapat masalah. Novel ini juga memuat beberapa puisi-puisi karya sang penyair ,Kahlil Gibran.
Keunggulan novel ini, kisahnya di rangkum begitu nyata. Sehingga, ketika kita membaca novel ini, kita seakan-akan berperan sebagai salah satu dari mereka. Kata-katanya yang mudah dimengerti membuat kita paham sehingga kita dengan mudah bisa menyimpulkan apa saja yang membuat sahabat kita marah, apa yang harus kita lakukan ketika sahabat kita punya masalah, dan beberapa permasalahan lainnya yang sering terjadi pada hubungan persahabatan remaja. Dan Novel ini masuk daftar juara Penulis Berbakat Lomba Novel Teenlit Writer 2005.
Keunggulan dari novel ini dibandingkan dengan novel-novel lainnya adalah isi novel yang beda. Tidak seperti novel-novel remaja pada umumnya, yang membahas tentang cinta, novel ini lebih banyak membahas tentang persahabatan. Dengan bahasanya yang popular, novel ini menarik dan segar untuk dibaca.
Kelemahan dari buku ini terletak pada ending yang kurang memuaskan. Mengenai alur cerita, alur cerita novel ini sangat mudah untuk dimengerti. Dengan membaca novel ini, kita akan lebih memahami arti persahabatan dan merasakan persahabatan yang lebih indah, seperti confeito aneka warna dalam toples yang berbeda-beda namun rasanya manis.

                                                         Sabtu, 12 November 2011
                                                      Nama : Desintya Sari Norega
                                                      Kelas : XI IPA 2
                                                      No.absen: 09

Disappointed

happy sad mix,
sad happy mix,

I was very happy on one side
but there is a sense of hate
I do not blame the ignorant
I had indeed passed the test difficult
finally the test is passed though without thinking
TUJUAN HIDUP SEMAKIN MENUTUP DIRI
Kata-kata tak dipungkiri
Telah ditulis dalam kertas putih
Pena merah mengisi...
Jrengg suara gitar...
Panas hati panas otak

Heart in Side


sitting alone here
 
daydreaming itself
without friends my side
This changed when I found out all ..
 
he only he
 
  "B-H" what just regret it?
he was here and she's there
staring eyes have been lost
embarrassed smile when it wanted to be forgotten
JADI MILIK SESEORANG SELAMANYA

이동!이동!이동! Pergi...
goodbye! you go back to her
AKU MENGERTI 

Hard Test


Why there should be a test for now?
 
Why?
Huh, I don't understand it all.
2 weeks I was in brackets in prison care.
Though the enacted like a queen, I don't like this
Nobody thought to test the entry, all of them so much that he could not.

Aku hanya pasrah pada TUHAN
Semoga ini ujian yang terberat dan terakhir yang sudah ku alami...
^^Amin^^

My Accident yang telah Lewat

Aku terpaksa hanya duduk disini,,
mata ku yang tidak bisa dibuka seluruhnya hingga kelopak mata ini seperti lebam...
I hope it ends..

I had an accident which caused me to simply shut

Pada tanggal 13 September 2011 lalu ... 
I forget everything
I can not remember all
I remember anyway ..

without thinking, like I was empty
TUHAN is still dear, I can still come back again ..
I'm grateful though I have to wait ..
nose, face right, and my right leg suffered serious injuries...

aku akan lebih hati-hati lagi hari ke hari 
 

I'm Back

I was still as ever
I just want to go back
why I could only sit down to see all
struggling to recover a SHINTA
I AM STILL HAPPY WITH THIS LIVE
to make your life happy

up